"Riola Jingga, seorang hipnoterapis berusia 21 tahun, melamar pekerjaan di Keluarga Jasin demi mendapatkan uang untuk membiayai pengobatan adik perempuannya. Namun, ia segera menyadari bahwa harga yang harus dibayar untuk mendapatkan gaji tinggi itu jauh lebih berat daripada sekadar menghipnotis seseorang hingga tertidur.
Tuan muda keempat Keluarga Jasin telah menderita insomnia selama 19 tahun. Ia bersikap dingin dan penuh kecurigaan, serta menolak pengobatan Riola. Nona keenam yang dikhianati tunangannya terjebak dalam putus asa dan kebencian, sehingga terus menyudutkan Riola. Tuan muda ketujuh yang didesak hingga tertekan oleh ibunya yang sangat posesif, terbiasa menyakiti diri sendiri, bahkan membentak dan menyakiti Riola. Sementara itu, tuan muda pertama yang sangat dominan dan posesif terus menekan Riola.
Dengan suaranya sebagai obat dan ketulusannya sebagai senjata, Riola perlahan menyembuhkan mereka, satu demi satu, dari malam-malam penuh insomnia."