Setelah cinta pertamanya tewas, Oscar benci banget sama aku selama 10 tahun. Aku udah coba semua cara biar hatinya melunak, tapi nggak ada yang berhasil.
"Kalau kamu beneran pengen aku senang, mati aja sana!" Kata-katanya nyakitin banget, tapi pas ada kerusuhan, dia pasang badan buat ngelindungin aku sampai kena tusuk.
Pas lagi sekarat, dia natap aku. "Seandainya aja pasangan takdirku bukan kamu."
Di pemakamannya, orang tuanya nangis sesenggukan. "Harusnya kita biarin dia sama Catherine. Kita malah maksa dia nikahin kamu, semuanya gara-gara ramalan sialan itu!"
Aku diusir dari pemakaman dengan hati hampa. Setelah itu, Dewi Bulan turun. Dia nawarin aku kesempatan mundur ke sepuluh tahun lalu, tapi ada dua syarat. "Kamu nggak bakal jadi pasangannya Oscar dan harus cegah kematiannya Catherine.
Tanpa mikir, aku langsung bilang iya. "Aku setuju."