Setelah terlahir kembali, aku memutuskan untuk menuliskan nama adikku di formulir pendaftaran pernikahan. Kali ini, aku akan bantu Sebastian Holt wujudkan keinginannya.
Di kehidupan ini, aku ambil kendali dan biarkan adikku pakai gaun pengantin terlebih dahulu, lalu memasangkan cincin pertunangan di jarinya. Aku sendiri yang atur setiap pertemuan antara Sebastian dan adikku.
Ketika Sebastian membawa Vivian ke ibu kota, aku berangkat ke Universitas Southport tanpa ragu sedikit pun. Di kehidupan lalu, bahkan ketika umurku sudah lebih dari 50 tahun, dia dan putra kami masih berlutut di hadapanku, memohon perceraian.
Kali ini, aku akan wujudkan takdir romansa terakhirnya bersama adikku. Di kehidupan ini, aku cuma mau membentangkan sayap dan terbang tinggi, bebas dari belenggu cinta.