Pengantar:
Di kehidupan sebelumnya, anak pembantuku pakai kartuku buat foya-foya, sampai di mata teman-teman sekolah, dia jadi bunga sekolah dari keluarga taipan yang cantik dan baik hati. Waktu aku didiskualifikasi dari ujian perguruan tinggi karena dituduh menyontek, nggak ada satu pun guru atau murid yang percaya bahwa kertas penuh rumus itu sebenarnya dia yang selipkan ke sakuku.
Ayahku berkeliling mencari bantuan buat ungkapin kebenaran, tapi dia justru dilaporin atas tuduhan suap. Harga saham anjlok, perusahaan bangkrut, dan aku jadi gelandangan. Wajahku pun dirusak sama penagih utang, lalu diperkosa sampai mati.
Saat membuka mata kembali, aku kembali ke tahun kelas tiga SMA...
...Lainnya