

Lima ratus tahun lalu, Sang Tercerahkan keliru mengkurung Vino Tyaga, Sang Suci Agung yang asli, di Neraka Tanpa Akhir. Sementara itu, Kera Emir menyamar menggantikannya sebagai Sang Penakhluk Agung. Lima ratus tahun kemudian, Vino mendapat bantuan dari Leluhur Kebijaksanaan untuk membentuk kembali tubuh emasnya. Ia kembali ke dunia dengan nama samaran "Nirada". Saat menyaksikan Gunung Nirbita hancur dan para keturunan kera yang disiksa, amarahnya meledak. Ia menantang Tiga Iblis Harimau, merebut kembali Tongkat Emas, dan mengungkap wajah asli Kera Emir di pertemuan besar para dewa serta Sang Agung. Bersama Bhanu dan Adit, serta sekutu seperti Yuda dan Noza, ia menyerbu Gunung Kusna. Di sana mereka berhadapan langsung dengan Sang Tercerahkan dan Formasi Sepuluh Ribu Agung. Pada akhirnya, Dua Maha Suci dari Barat turun tangan sebagai hakim. Sang Tercerahkan dijatuhi hukuman turun ke siklus reinkarnasi. Vino pun memutus seluruh belenggu kebijaksanaan, bersumpah mencari kembali gurunya yang telah bereinkarnasi, Tano Mahadi, untuk melanjutkan ikatan guru dan murid.
![[Sulih Suara]Eyang Guru Bangun Tidur, Musuh Babak Belur](https://acfs3.goodshort.com/dist/src/assets/images/pc/common/f901131c-default-book-cover.png)
10.000 tahun terjebak segel, Eyang Guru Surya bangun mendapati Sekte Cakra Langit di ujung tanduk. Ia kembali menyelamatkan murid penerus, Yumi, tapi malah disangka murid junior pemalas karena wajah mudanya! Saat Turnamen Akbar, Surya membungkam keraguan, merebut juara, dan memimpin perang melawan invasi Siluman. Dengan Pedang Cakra di tangan, identitas sang legenda akhirnya terungkap. Surya pun menembus batas dirinya demi mencapai Moksa yang tertunda.