

Selama tujuh tahun, Wanti Liniar rela menanggung siksaan fisik dan batin sebagai sekretaris Nova Gutama demi menepati janji kepada mendiang kekasih sejatinya, Nathan Gutama, yang merupakan kakak kembar Nova. Ketika masa janji itu berakhir dan Wanti memutuskan pergi, Nova baru menyadari kebenaran di balik pengabdian Wanti serta perasaan cintanya yang terlambat, tetapi segala upaya penebusan dosanya—mulai dari memohon hingga menyakiti diri sendiri—tak mampu meluluhkan hati Wanti yang sudah beku. Kisah cinta penuh penyesalan ini berakhir tragis saat Nova mengorbankan nyawanya demi menyelamatkan Wanti dari ledakan laboratorium yang didalangi oleh Rayna yang gila, meninggalkan Wanti seorang diri untuk bangkit dan melanjutkan hidup berbekal pengorbanan kedua bersaudara Gutama.

Seno, seorang tokoh berpengaruh di dunia mafia, merasa terbebani oleh masa lalunya yang penuh darah. Akhirnya dia mencari penebusan di sebuah kuil, tapi malah tersambar petir dan melintasi waktu ke zaman kekeringan di sebuah desa pegunungan kuno yang terpencil. Dia masuk ke dalam tubuh seorang berandalan yang mencuri persediaan makanan musim dingin keluarganya untuk beli arak dan akhirnya mati tersambar petir, Erno. Setelah bangun, Erno sadar bahwa berkat ramalan cangkang kura-kura yang diberikan padanya oleh biksu kuil itu, dia dapat meramal peruntungan sehari-hari, di mana mangsa akan berada, kapan bahaya akan datang, dan siapa yang bisa bantu dia keluar dari kesulitan. Berburu mangsa, mendapat uang, berlatih ilmu bela diri, berlatih memanah, berburu raja serigala, perlahan-lahan Erno mengubah reputasinya yang buruk, akhirnya jadi andalan keluarganya!

Jesús Santos lo dio todo por su familia, pero fue traicionado por su hermano adoptivo, Antonio, quien lo inculpó por un crimen. Su familia lo rechazó, y murió con rencor. Al renacer, Jesús se negó a encubrir a Antonio y expuso la verdad. Sin embargo, su madre y hermanas lo difamaron. Dolido, rompió con todos. Se convirtió en un exitoso locutor, narró "Luz Fantasma" y creó éxitos como "El Actor" y "Caracteres Difíciles", superando el programa de su hermana Sofía. Firmó con Futuro Entretenimiento, amenazando la fama de Antonio. Las hermanas descubrieron que Jesús era el verdadero autor y buscaron reconciliarse, pero él ya había elegido vengarse. En un evento musical, reveló las obras robadas y expuso la falsedad de su familia. Al final, los Santos se arrepintieron, y Jesús triunfó con talento, dejando atrás su pasado.