Hans mulai menyadari keanehan pada tingkah laku istrinya, Sasha, dalam keseharian mereka. Setelah menyelidiki lebih dalam, ia menemukan fakta bahwa Sasha bersekongkol dengan atasannya, Rivan, untuk merampas rumah dan hartanya dengan dalih investasi bodong. Hans tetap berpikir jernih dan secara bertahap mengumpulkan bukti-bukti yang kuat. Melalui jalur hukum, ia berhasil menuntut keadilannya kembali, sekaligus membuktikan bahwa kelicikan yang melanggar batas moral pada akhirnya pasti akan menerima ganjaran yang setimpal.