Introduction:
Di penghujung masa kehamilan, saat bayiku bisa lahir kapan saja, suamiku, Vito Falcone, malah mengurungku di ruang medis bawah tanah dan menyuntikku dengan obat penunda persalinan. Dia memaksaku menahan rasa sakit karena Scarlett, janda kakaknya, diperkirakan akan melahirkan pada waktu yang sama.
Demi menepati sumpah pada kakaknya bahwa putra sulung akan mewarisi bisnis keluarga di Pantai Barat, Vito memilih mengutamakan Scarlett. Meski aku memohon dibawa ke rumah sakit dan berkata tak peduli pada warisan, dia tetap menuduhku ingin merebut hak anak Scarlett.
Setelah Scarlett melahirkan dengan selamat, Vito akhirnya menyuruh tangan kanannya, Marco, untuk membebaskanku. Namun saat Marco menelepon, suaranya bergetar.
"Bos… Nyonya dan bayinya… Mereka sudah tiada."
Saat itu juga, dunia Vito seakan hancur berkeping-keping.
...More