Introduction:
Saat kami hendak pergi ke taman hiburan, pacarku yang seorang Beta, Drew, membawa seorang wanita dan putrinya. Kebetulan, satu kursi di mobil tidak cukup. Drew menyuruhku turun dan memberikan tempat dudukku kepada mereka. "Laura bawa anak. Biarkan mereka duluan. Nanti aku kembali menjemputmu," katanya. Aku turun dengan tenang dan melihat mobil itu perlahan menjauh dari kawanan. Tiga jam kemudian, mereka tiba di taman hiburan untuk menikmati pesta kembang api dan jamuan makan. Saat seorang teman bertanya kenapa Drew belum kembali menjemputku, Drew malah sedang dengan sabar membantu Laura menyalakan kembang api raksasa. Dia sama sekali tidak terburu-buru. Bahkan, dia berkata, "Nanti aku jemput Sienna juga nggak masalah. Dia nggak akan marah. Aku bujuk sedikit, pasti dia berhenti merajuk." Marah hanya berguna bagi orang yang masih peduli. Ayah, ibu, dan kakakku tak pernah peduli padaku. Sekarang, bahkan Drew pun sudah tak peduli lagi. Sudah waktunya aku pergi untuk selamanya.
...More