Pengantar:
"Kau bukan putri kawanan ini," kata ibuku. Mata emasnya berkilau di bawah cahaya api. "Kalau kau nggak bisa dukung saudarimu, pergi saja." Seharusnya aku sudah tahu ini akan terjadi. Di Kawanan Ashveil, keluarga adalah segalanya, kecuali aku. Vera, yang selalu buat kecewa. Sementara saudariku Eris, orang yang sempurna. Dia dapat cinta, gelar, bahkan pasanganku Cain. Aku cuma dapat upacara perjodohan di mana nggak ada seorang pun yang datang. Bahkan pria yang bersumpah akan selalu jadi milikku pun nggak datang. Malam itu, aku lari. Sekarang aku sudah bangun kehidupan baru di sindikat serigala di Berlin. Di mana kekuatan adalah satu-satunya hukum yang berlaku. Aku belajar bertarung, memimpin, buat serigala dua kali lipat ukuranku mundur cuma dengan satu tatapan. Tapi, waktu ada pesan kalau Eris sekarat, kawanan minta aku pulang. "Pulanglah, Vera." Suara ayahku terdengar dari panggilan. "Saudaramu butuh kau." Aku hampir tertawa. Setelah semua itu? Tapi kali ini, aku bukan lagi serigala lemah yang ditinggalkan mereka. Kali ini, aku punya cakarku sendiri. Saat serigala memburumu, kau nggak lari, tapi habisi mereka lebih dulu.
...Lainnya