

Natalie memiliki segalanya, dia bertunangan dengan pemain sepak bola terbaik yang bernama Karl dan sedang hamil anaknya. Tapi itu semua berubah sejak tragedi terjadi.

Haley Watson adalah seorang mahasiswi yang butuh uang. Dia harusnya ditanamkan sampel sperma dari mantan pacarnya, Ben Ferguson. Tapi akhirnya dia malah dapat sampel sperma musuh bebuyutannya Justin Crosby. Awalnya setelah Haley melakukan operasi itu, Ben akan memberinya sebuah cek yang bisa dia pakai untuk selamatkan adiknya, tapi Ben malah ingkar janji. Dia mau tunggu Haley beneran hamil, baru mau putuskan apa dia mau beri cek itu. Di bawah tekanan Ben dan Regina, akankah Haley bertahan? Apa dia akan berhasil menyelamatkan adiknya? Bagaimana dengan anaknya dengan Justin?

Di hari pertama pindah universitas, Ilana salah kenal orang. Dia kira si perenang hebat, Paxton adalah pacarnya yang selingkuh. Ilana langsung memergokinya, tapi ternyata itu adalah si perenang hebat yang sedang bermesraan dengan pelatihnya. Lebih parah lagi, Paxton adalah kakak tirinya dari pernikahan baru ibunya. Akankah mereka terjalin dalam hubungan kakak beradik yang erat, atau malah dalam jalinan terlarang saudara tiri?

Anna tumbuh bersama Gordy dan Jonathan Kane, menjadi manajer setia yang selalu membereskan kekacauan mereka. Namun, kedatangan Katie yang manipulatif menghancurkan segalanya. Lewat fitnah keji, Katie merebut posisi Anna dan menghasut Kane bersaudara untuk memusuhinya. Hancur dan terbuang, Anna bangkit di kampus baru sebagai manajer Ethan, sang bintang idola. Saat Gordy dan Jonathan akhirnya menyadari kebusukan Katie, semua sudah terlambat. Anna takkan pernah kembali.

Pemain Basket Universitas Jaza, Kenzo, harus mengakhiri kariernya di lapangan karena cedera dan hanya menjadi "penjaga galon" di bangku cadangan. Pada 15 detik terakhir laga penentuan musim reguler, dia tiba-tiba didorong masuk ke lapangan hanya untuk dijadikan kambing hitam dan bahan ejekan tim. Tanpa diketahui siapa pun, Kenzo sebenarnya telah mengaktifkan "Sistem Dewa Basket". Setiap misi yang diselesaikan memberinya kemampuan baru. Dari pemain cadangan yang terbuang, dia bangkit menjadi MVP final, seorang diri mengalahkan juara bertahan, melakukan dunk brutal atas rookie CBA, bahkan menaklukkan raksasa kulit hitam di bawah ring. Dalam 35 detik, dia mencetak 13 poin dan menciptakan comeback yang luar biasa! Namun, ini hanyalah awal dari perjalanan legendaris Kenzo. Posisi pilihan nomor satu sudah menunggunya!