

Nesti nikah sama Malvin untuk balas budi, namun diselingkuhi, dipermalukan dan dipaksa olehnya. Hasilnya melahirkan bayi prematur, pendarahan dan hampir mati. Dia melawan kembali dan mengaku sebagai pelakor di konferensi pers lalu terjun ke laut untuk mengakhiri hidupnya. Lima tahun kemudian, Nesti jadi perancang terkenal. Setelah Malvin tahu Nesti nggak mati, dia mencarinya dan berusaha mendapatkannya menggunakan uang dan anaknya. Namun, Nesti sudah berubah dan nggak akan melihat masa lalunya lagi.

Putri Kandung Keluarga Salim, Aisha, diculik saat masih kecil. Karena takut dimarahi ibunya, kakaknya, Raka, menggandi adiknya dengan bayi lain. Aisha dibesarkan oleh Nenek Desi, dan berkat bakatnya, Aisha berhasil diterima untuk melakukan pelatihan. Di hari pertama dia masuk, Aisha malah ditindas oleh Raina karena sudah membantu temannya. Raka menyadari Aisha sangat mirip dengan adiknya yang hilang. Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya Raka yakin Aisha adalah adik kandungnya, dan dia bersumpah akan melindungi adiknya. Misteri identitas Aisha akhirnya terungkap, dan masa depannya menjadi cerah berkat perlindungan kakaknya.

Yeni Rama, seorang wanita berbakat dari keluarga miskin, diselamatkan oleh Mila Yuda saat sedang dalam perjalanan ke rumah bordil ketika masih kecil. Sejak saat itu, Yeni dan Mila hidup saling bergantung. Bertahun-tahun kemudian, suami Mila, Rio Satria, lulus ujian dengan nilai terbaik dan mendapat kehormatan menghadap Kaisar. Saat Yeni menemani Mila masuk istana untuk menjemput Rio, Mila, Rio, serta bayi mereka yang masih dalam gendongan dibunuh oleh Selir Agung Nia. Yeni menyaksikan pertumpahan darah itu di hadapannya. Satu tahun kemudian, dia masuk keluarga kaya untuk berebut kasih sayang, sementara waktu membalas dendam untuk Mila. Namun, setelah banyak kejadian, dia menemukan bahwa pembunuhnya sebenarnya adalah orang lain.

Baru setahun lulus kuliah, hidup Farhan berubah total hanya karena satu kejadian kecil di bus. Hari itu, dia memberikan kursinya kepada seorang wanita hamil berusia 50 tahun bernama Sinta. Dia tidak pernah menyangka, kebaikannya itu justru menjadi awal dari mimpi buruk panjang dalam hidupnya. Sinta terus-terusan menempel padanya, mengaku bahwa Farhan adalah ayah dari bayi kembar yang sedang dikandungnya. Dia bahkan membawa hasil tes DNA dan menekan Farhan sampai dia harus putus dengan pacarnya. Semua orang mempercayai Sinta, mereka yakin Farhan memang ayah dari anak-anak itu. Hanya Farhan sendiri yang tahu kebenarannya, dia sama sekali tidak pernah memiliki hubungan apa pun dengan Sinta. Tekanan, tuduhan, dan fitnah yang tidak berkesudahan akhirnya membuat Farhan terpojok sampai dia melompat dari gedung. Tapi, ketika matanya terbuka kembali, dia kembali lagi ke masa sebelum tragedi itu terjadi.
![[Sulih Suara]Ratu Negeri Liar Menjadi Penguasa Seluruh Negeri](https://acfs3.goodshort.com/dist/src/assets/images/pc/common/f901131c-default-book-cover.png)
Pada waktu bersamaan, lahir dua bayi perempuan di Negeri Maheswara. Seorang pertapa meramalkan, salah satu dari mereka ditakdirkan menjadi Putri Titisan Langit, kelak akan menjadi Ratu Agung yang menaungi seluruh negeri. Namun, siapa yang membawa takdir itu baru akan terungkap lewat pernikahan politik di usia delapan belas tahun. Raja Maheswara yakin bahwa Putri Titisan Langit pasti adalah Citra Anggraini. Ia pun mengeluarkan seluruh kekayaannya untuk membesarkan serta mendidik Citra, sementara Sekar Anggraini diabaikan begitu saja. Delapan belas tahun kemudian, Negeri Maheswara semakin melemah hingga tak punya pilihan selain menikahkan putrinya demi aliansi. Raja Maheswara bersama Selir Ratnasari pun bersekongkol, membuat Citra Anggraini dinikahkan ke keluarga kerajaan dari Negeri Ardhani, sementara Sekar Anggraini justru dipaksa menikah jauh ke Negeri Liar. Karena ibunya masih terkurung di istana, Sekar Anggraini hanya bisa menangis saat dipaksa menikah keluar. Ia pun menempuh perjalanan jauh ke Negeri Liar. Namun, setibanya di sana, ia terkejut melihat pemimpin muda bangsa itu ternyata adalah Raja Adiwangsa dan negeri yang dikira miskin serta tandus justru menyimpan kekayaan berlimpah.

Pada waktu bersamaan, lahir dua bayi perempuan di Negeri Maheswara. Seorang pertapa meramalkan, salah satu dari mereka ditakdirkan menjadi Putri Titisan Langit, kelak akan menjadi Ratu Agung yang menaungi seluruh negeri. Namun, siapa yang membawa takdir itu baru akan terungkap lewat pernikahan politik di usia delapan belas tahun. Raja Maheswara yakin bahwa Putri Titisan Langit pasti adalah Citra Anggraini. Ia pun mengeluarkan seluruh kekayaannya untuk membesarkan serta mendidik Citra, sementara Sekar Anggraini diabaikan begitu saja. Delapan belas tahun kemudian, Negeri Maheswara semakin melemah hingga tak punya pilihan selain menikahkan putrinya demi aliansi. Raja Maheswara bersama Selir Ratnasari pun bersekongkol, membuat Citra Anggraini dinikahkan ke keluarga kerajaan dari Negeri Ardhani, sementara Sekar Anggraini justru dipaksa menikah jauh ke Negeri Liar. Karena ibunya masih terkurung di istana, Sekar Anggraini hanya bisa menangis saat dipaksa menikah keluar. Ia pun menempuh perjalanan jauh ke Negeri Liar. Namun, setibanya di sana, ia terkejut melihat pemimpin muda bangsa itu ternyata adalah Raja Adiwangsa dan negeri yang dikira miskin serta tandus justru menyimpan kekayaan berlimpah.