

Sehari sebelum kami dijadwalkan terbang ke Meridianna untuk pernikahan kami, Harrison Tucker, tunanganku selama lima tahun, menukar tiket kelas utama milikku dan orang tuaku untuk Mandy dan orang tuanya tanpa mengucap sepatah kata pun. Dia berkata santai, "Mandy belum pernah ke Meridianna dan ingin mengajak orang tuanya berlibur, tapi tidak banyak kursi tersisa di kelas utama pada penerbangan kita... Kalian naik kapal saja. Aku sudah belikan kalian tiketnya." Aku melihat ke arah keluarga tunanganku, dan anehnya, tidak ada satu orang pun yang menentang keputusan Harrison. Saat itulah aku akhirnya menyerah pada harapan. Setelah mereka naik ke pesawat dan berangkat, aku membatalkan tempat pernikahan serta hotel mewah dan layanan kelas atas yang telah kupesan. Aku ingin melihat persis bagaimana Harrison, seorang staf deklarasi bea cukai yang hanya berpenghasilan puluhan juta, akan menemani keluarga "teman tersayangnya" berkeliling Meridianna tanpa bantuanku.

Sehari sebelum kami dijadwalkan terbang ke Meridianna untuk pernikahan kami, Harrison Tucker, tunanganku selama lima tahun, menukar tiket kelas utama milikku dan orang tuaku untuk Mandy dan orang tuanya tanpa mengucap sepatah kata pun. Dia berkata santai, "Mandy belum pernah ke Meridianna dan ingin mengajak orang tuanya berlibur, tapi tidak banyak kursi tersisa di kelas utama pada penerbangan kita... Kalian naik kapal saja. Aku sudah belikan kalian tiketnya." Aku melihat ke arah keluarga tunanganku, dan anehnya, tidak ada satu orang pun yang menentang keputusan Harrison. Saat itulah aku akhirnya menyerah pada harapan. Setelah mereka naik ke pesawat dan berangkat, aku membatalkan tempat pernikahan serta hotel mewah dan layanan kelas atas yang telah kupesan. Aku ingin melihat persis bagaimana Harrison, seorang staf deklarasi bea cukai yang hanya berpenghasilan puluhan juta, akan menemani keluarga "teman tersayangnya" berkeliling Meridianna tanpa bantuanku.

Setiap April Mop, pacarku dan temannya suka pura-pura melamar aku. Tahun lalu aku pasang cincin di jari dengan harapan. Tiba-tiba cincin itu menjeratku dan melukaiku. Aku menangis karena rasa sakit yang luar biasa. Dia minta maaf setelah itu dan berjanji akan melamar dengan tulus tahun ini. Dengan memercayai itu, aku datang dengan berdandan. Namun, wajahku malah dilempar dengan kue. Dia mendekat dan menyeka wajahku dengan lembut seolah nggak terjadi apa-apa. Tapi kali ini aku mundur. Setelah enam kali dikecewakan, aku memilih untuk putus. Jadi, kenapa akhirnya dia malah menyesal?

Mai Firgantara, seorang putri dari keluarga terhormat, menyembunyikan identitasnya demi hidup sederhana bersama suaminya, Sonny Indarto. Setelah berhasil mendapatkan pesanan bisnis senilai 2 triliun sebagai hadiah ulang tahun untuk suaminya, Mai justru diceraikan dan dihina. Sang suami bahkan mengklaim pesanan itu sebagai hasil perselingkuhannya. Tak tahan, Mai menandatangani surat cerai dan bertekad untuk bangkit membalas dendam.

Demi melindungi panti asuhan, Hanum Pranoto rela masuk ke dunia yang asing baginya. Di sisi lain, Irvan Candra, seorang miliarder yang membenci wanita materialistis, yakin Hanum mengincar hartanya sehingga ia menyembunyikan identitas aslinya. Meskipun demikian, perasaan Irvan pada Hanum semakin dalam, namun ia terhalang oleh satu aturan Hanum: ia tidak bisa memaafkan kebohongan.

Di penghujung masa kehamilan, saat bayiku bisa lahir kapan saja, suamiku, Vito Falcone, malah mengurungku di ruang medis bawah tanah dan menyuntikku dengan obat penunda persalinan. Dia memaksaku menahan rasa sakit karena Scarlett, janda kakaknya, diperkirakan akan melahirkan pada waktu yang sama. Demi menepati sumpah pada kakaknya bahwa putra sulung akan mewarisi bisnis keluarga di Pantai Barat, Vito memilih mengutamakan Scarlett. Meski aku memohon dibawa ke rumah sakit dan berkata tak peduli pada warisan, dia tetap menuduhku ingin merebut hak anak Scarlett. Setelah Scarlett melahirkan dengan selamat, Vito akhirnya menyuruh tangan kanannya, Marco, untuk membebaskanku. Namun saat Marco menelepon, suaranya bergetar. "Bos… Nyonya dan bayinya… Mereka sudah tiada." Saat itu juga, dunia Vito seakan hancur berkeping-keping.

Karena aku setuju gantikan sif adik angkatku, aku dihajar sampai nyaris tewas oleh keluarga pasien. David, kakakku yang seorang polisi, menemukanku. Sementara Nick, teman masa kecilku, seorang ahli patologi forensik ternama, berhasil menyelamatkanku. Sejak kecil, aku selalu jadi kesayangan mereka. Namun, nggak kusangka, justru merekalah yang membuat hidupku seperti di neraka. David melemparku ke sel tahanan para perudapaksa sadis dan menyaksikanku disiksa tanpa iba. Saat aku babak belur, Nick membawaku pergi, bukan untuk menyelamatkan, melainkan memutilasiku. Saat kutanya alasannya, dia berkata aku nggak seharusnya merebut cinta mereka dari Mia. Padahal, seharusnya semua cinta itu milikku. Aku nggak terima. Kini, aku terlahir kembali. Kali ini, nggak akan kubiarkan mereka berhasil. "Kalian yang merencanakan kehancuranku, jangan harap bisa lolos."

Yunita Sahara terbangun di dalam sebuah novel dan kembali ke era 1980-an—sebagai istri jahat yang ditakdirkan mati cepat, istri dari pria luar biasa yang lumpuh. Ia terikat dengan Sistem “Wanita Pendukung Jahat”. Syaratnya cuma satu: semakin jahat, semakin cepat bisa keluar dari cerita. Yunita pun pasrah: Penjahat? Bahkan anjing saja tidak mau memerankannya. Kalau begitu, biar aku saja! Dengan semangat penuh, Yunita mulai berbuat onar setiap hari, menikmati hidup sebagai “penjahat kelas atas”. Namun ia tidak tahu satu hal—seluruh keluarga bisa mendengar suara hatinya. Alih-alih hancur, keluarga itu justru makin rukun. Bahkan sang suami yang lumpuh bisa berdiri kembali… Ia hanya ingin hidup bersamanya.

Cecil Lark dipaksa oleh ibunya untuk menikahi putra sahabatnya. Setelah surat nikah selesai diurus, bahkan tanpa melihat wajahnya dengan jelas, pria itu langsung pergi. "Nggak apa-apa, yang penting suratnya sudah selesai, pria itu nggak penting." Tidak lama kemudian, dia menerima pemberitahuan untuk bekerja sebagai pengawal di Divisi Keamanan Grup Atlas. "Bagus, sudah menikah, bahkan pekerjaan pun sudah ada. Cecil dengan gembira pergi bekerja. Setahun kemudian, Presdir Grup Atlas, Denis Atlas, kembali. Cecil menjadi pengawal pribadi presdir. "Bentar, orang ini sepertinya nggak asing. Kok, kayaknya mirip suamiku, ya?"

Setelah tiga tahun menjalankan misi rahasia tingkat tinggi, agen elite Victor pulang ke sebuah mimpi buruk: istri dan selingkuhannya menyiksa putranya hingga tewas — tepat di hari ulang tahun sang anak. Berbekal wewenang tanpa batas dari Presiden, Victor siap membuat mereka membayarnya dengan darah.