

Raja mafia, Eddie memilih untuk jalani hidup dengan tenang. Empat tahun kemudian, Nora Olsen, sang CEO cantik, kembali dengan membawa seorang anak, lalu menerobos masuk hidup Eddie yang tenang. "Dia anakmu, menikahlah denganku dan jadi ayahnya!" Ini kisah tentang nikah kilat, pengkhianatan keluarga, dan perang bisnis. Tepat ketika dia butuh bantuan, pria terkaya di dunia malah menyebut suaminya, Eddie sebagai anaknya?!

Tiga bulan sebelum ujian SAT Bessie, ayahnya melihat masa depan sepuluh tahun mendatang. Putrinya membencinya, istrinya menceraikannya, dan dia sekarat karena kanker. Menyadari obsesinya mengendalikan Bessie telah menghancurkan hidupnya, dia memutuskan berhenti memaksakan kehendaknya dan membiarkan putrinya menentukan masa depannya sendiri.

"Lima belas tahun lalu, aku tanpa sengaja menolong seorang bocah tunawisma yang tak mampu membeli bola. Aku memberinya uang dan sambil bercanda meminta 1% saham pendiri jika suatu hari bocah itu berhasil membangun perusahaan. Aku hanya ingin memberikan dorongan kecil agar sang bocah berani mengejar mimpinya. Lima belas tahun kemudian, klub sepak bola yang kubangun terancam bangkrut. Tiga anak angkat yang kubesarkan mengkhianatiku demi merebut perusahaan, menguras uangku dan menghancurkanku. Para pemain menuntut gaji yang tertunggak, istriku sekarat karena penyakit mematikan, dan sahabat yang paling kupercaya memaksaku menyerahkan segalanya. Aku menelan egoku dan melepaskan seluruh milikku demi menyelamatkan para pemain dan keluarganya. Tepat ketika semua orang mengira aku telah benar-benar tamat, iring-iringan mobil mewah dari sebuah konglomerat bernilai kuadriliun berhenti di depan rumahku. Bocah tunawisma yang tadinya tak punya apa-apa, akhirnya kembali."
![[Sulih Suara]Penyelamat Klubku Ternyata Bocah Tunawisma](https://acfs3.goodshort.com/dist/src/assets/images/pc/common/f901131c-default-book-cover.png)
"Lima belas tahun lalu, aku tanpa sengaja menolong seorang bocah tunawisma yang tak mampu membeli bola. Aku memberinya uang dan sambil bercanda meminta 1% saham pendiri jika suatu hari bocah itu berhasil membangun perusahaan. Aku hanya ingin memberikan dorongan kecil agar sang bocah berani mengejar mimpinya. Lima belas tahun kemudian, klub sepak bola yang kubangun terancam bangkrut. Tiga anak angkat yang kubesarkan mengkhianatiku demi merebut perusahaan, menguras uangku dan menghancurkanku. Para pemain menuntut gaji yang tertunggak, istriku sekarat karena penyakit mematikan, dan sahabat yang paling kupercaya memaksaku menyerahkan segalanya. Aku menelan egoku dan melepaskan seluruh milikku demi menyelamatkan para pemain dan keluarganya. Tepat ketika semua orang mengira aku telah benar-benar tamat, iring-iringan mobil mewah dari sebuah konglomerat bernilai kuadriliun berhenti di depan rumahku. Bocah tunawisma yang tadinya tak punya apa-apa, akhirnya kembali."

Pewaris keluarga Yuwono, Qaley Yuwono, bertekad merebut kembali perusahaan ibunya. Ia memutuskan untuk punya anak tanpa ayah, dan di sebuah kelub malam, ia memilih Wangga Baskoro. Tak disangka, Wangga ternyata adalah orang terkaya di Jamanta dengan kekayaan triliunan! Ia mengalami kecelakaan yang menyebabkan hilang ingatan, dan secara kebetulan malah berakhir bersama Qaley.
![[Sulih Suara]Penyelamat Klubku Ternyata Bocah Tunawisma](https://acfs3.goodshort.com/dist/src/assets/images/pc/common/f901131c-default-book-cover.png)
"Lima belas tahun lalu, aku tanpa sengaja menolong seorang bocah tunawisma yang tak mampu membeli bola. Aku memberinya uang dan sambil bercanda meminta 1% saham pendiri jika suatu hari bocah itu berhasil membangun perusahaan. Aku hanya ingin memberikan dorongan kecil agar sang bocah berani mengejar mimpinya. Lima belas tahun kemudian, klub sepak bola yang kubangun terancam bangkrut. Tiga anak angkat yang kubesarkan mengkhianatiku demi merebut perusahaan, menguras uangku dan menghancurkanku. Para pemain menuntut gaji yang tertunggak, istriku sekarat karena penyakit mematikan, dan sahabat yang paling kupercaya memaksaku menyerahkan segalanya. Aku menelan egoku dan melepaskan seluruh milikku demi menyelamatkan para pemain dan keluarganya. Tepat ketika semua orang mengira aku telah benar-benar tamat, iring-iringan mobil mewah dari sebuah konglomerat bernilai kuadriliun berhenti di depan rumahku. Bocah tunawisma yang tadinya tak punya apa-apa, akhirnya kembali."

Lima belas tahun lalu, aku tanpa sengaja menolong seorang bocah tunawisma yang tak mampu membeli bola. Aku memberinya uang dan sambil bercanda meminta 1% saham pendiri jika suatu hari bocah itu berhasil membangun perusahaan. Aku hanya ingin memberikan dorongan kecil agar sang bocah berani mengejar mimpinya. Lima belas tahun kemudian, klub sepak bola yang kubangun terancam bangkrut. Tiga anak angkat yang kubesarkan mengkhianatiku demi merebut perusahaan, menguras uangku dan menghancurkanku. Para pemain menuntut gaji yang tertunggak, istriku sekarat karena penyakit mematikan, dan sahabat yang paling kupercaya memaksaku menyerahkan segalanya. Aku menelan egoku dan melepaskan seluruh milikku demi menyelamatkan para pemain dan keluarganya. Tepat ketika semua orang mengira aku telah benar-benar tamat, iring-iringan mobil mewah dari sebuah konglomerat bernilai kuadriliun berhenti di depan rumahku. Bocah tunawisma yang tadinya tak punya apa-apa, akhirnya kembali.

Pemuda 10 tahun terlempar ke dunia misteri, nggak sengaja aktifkan sistem cari saudara. Kepala perawat level S di dungeon ternyata tantenya. Sepanjang jalan dia dapat saudara Wanita Baju Merah, Pengantin Peti Tembaga, Raja Alam Gaib, dan lainnya. Berkat keluarga gaib, pemuda sikat semua dungeon dan kuasai 2 dunia!

Seorang wanita miliarder yang menjadi sosok pemimpin keluarga berperan sebagai mak comblang bagi kedua putranya dan kakak-beradik dari sebuah desa, yang pernah mereka selamatkan. Akibat satu malam yang penuh gairah, putranya yang seorang ketua pasukan khusus—dan enggan menikah—akhirnya terikat dalam pernikahan kontrak dengan sang adik perempuan, yang kini tengah mengandung bayi kembar empat. Sementara itu, adiknya yang merupakan seorang ahli bedah jenius jatuh hati pada sang kakak perempuan, yang saat itu sudah berstatus sebagai seorang ibu yang telah menikah.