

Saat tak sengaja terjebak dalam insiden yang memalukan, Sinta kembali berhadapan dengan Hardian, cinta pertamanya lima tahun lalu. Sayangnya, pertemuan dua mantan kekasih ini tak lagi menyisakan kemesraan, melainkan jarak sedingin es—membangkitkan kembali semua penyesalan dari masa lalu.

Dalam kehidupan sebelumnya, Edwin Kinto diabaikan oleh keluarganya dan dibunuh oleh Austin Kinto. Sebelum mati, dia sangat kecewa terhadap keluarganya. Ketika dia bangun lagi, dia sudah kembali ke hari ulang tahunnya sepuluh tahun yang lalu. Edwin dijemput dari panti asuhan oleh Keluarga Kinto saat dia berusia 12 tahun. Dia kira dia akan memiliki keluarga sejak saat itu, tetapi Keluarga Kinto malah lebih peduli pada putra angkat mereka, Austin, sedangkan Edwin terus diabaikan dan disalahpahami. Di kehidupan sebelumnya, Austin memfitnah Edwin dan bilang bahwa Edwin menambahkan selai yang membuat Austin alergi ke kuenya. Kali ini, Edwin tidak menyangkalnya, tetapi langsung memutuskan hubungan dengan Keluarga Kinto dan pergi dari rumah.

Di dunia ini ada orang yang memfitnahku, menindasku, menghinaku, meremehkanku, memandangku rendah, dan menertawakanku. Aku akan menahan diri terhadap mereka, mengalah pada mereka, bersabar, menghindar, membiarkan, bahkan menghormati mereka, dan tidak mempedulikannya. Namun suatu hari, ketika harimau kembali ke gunung, darah pasti akan mengalir mewarnai setengah langit; dan pada suatu hari ketika naga mengangkat kepalanya, Sungai pun akan mengalir terbalik. Leo Guntoro sejak kecil hidup dalam kemiskinan dan diremehkan oleh seluruh teman sekelasnya. Namun ketika hari “naga mengangkat kepala” tiba, ia mendirikan Pabrik Garmen Ginaru dan menjelma menjadi perusahaan unggulan di tingkat kabupaten. Ia pun menjadi orang yang paling sukses di antara teman-teman sekelasnya, serta berhasil menarik perhatian Gisel. Akan tetapi, jalan kebangkitan Leo baru saja dimulai.

Demi pulang ke zaman modern, Ana Grace malah kejerat 3 dewa iblis. Dewa perang yang dingin tapi baperan, Raja Iblis yang nggak jelas baik-jahatnya dan Pangeran yang licik. Mereka saling rebutan, cemburuan dan ribut. Ana Grace, "Lain kali nggak boleh bawa kalian keluar. Aku jadi nggak ada yang mau." Johan Yeza, "Siapa yang berani dekat, aku hancurkan dia." Raja Iblis, "Siapa yang berani ganggu kau, aku bunuh dia." Julian Leo, "Nggak bawa aku, aku patahkan kakimu."