

Ella, seorang gadis dari kota kecil, diam-diam mencintai Adam Grant—pewaris salah satu keluarga paling berpengaruh di New York—selama lima tahun. Didorong oleh sahabatnya, Chloe (yang merupakan adik angkat Adam), ia menikah dengan pria itu dalam sebuah pernikahan kilat. Setelah tiga tahun menjalani pernikahan, ia akhirnya mengungkap kenyataan pahit: pria yang dicintainya itu terobsesi pada adik angkatnya sendiri, dan menikahi wanita biasa seperti Ella hanyalah kedok untuk menutupi hubungan terlarang mereka. Dengan hati hancur, Ella diam-diam mengakali Adam agar menandatangani sendiri surat perceraian, lalu menghilang ke Eropa tanpa sepatah kata pun.

Setelah perang besar antara tiga klan, Manusia, Naga, dan Serigala, Klan Naga dan Klan Serigala terkena kutukan. Untuk mewariskan kekuatan garis keturunan, Raja dari setiap generasi Klan Naga dan Klan Serigala harus bersama dengan Klan Manusia yang diberkahi. Klan mana pun yang lebih dulu melahirkan anak campuran akan memimpin ketiga klan tersebut selama seratus tahun. Di kehidupanku sebelumnya, aku menikah dengan Raja Serigala Perak, Silas Hector, yang terkenal setia. Setahun setelah pernikahan, aku melahirkan seorang anak campuran Serigala dan Silas pun jadi pemimpin 3 klan selama 100 tahun. Di sisi lain, adikku, Lucia, nikah dengan Raja Klan Naga Perak karena ketampanannya. Tapi dia malah keguguran karena amarah sang raja dan akhirnya jadi mandul. Dia marah, lalu menikamku hingga mati. Setelah terlahir kembali, aku memutuskan menikah dengan Naga Hitam yang terkenal kejam, tapi ternyata dia berbeda dari rumornya? Akankah aku mendapat kebahagiaanku di kehidupan ini? Apalagi ... sepertinya Lucia juga terlahir kembali!

Suamiku, Dante, adalah Don tak tersentuh dari Keluarga Vance di New York. Dia punya satu aturan mutlak: lewat pukul 21.00, saat dia urus bisnis keluarga, dia takkan angkat telepon. Aku paham dedikasinya pada keluarga, jadi selama lima tahun aku berusaha tak pernah ganggu dia. Sampai tadi malam, saat aku menyetir sendiri lewat dermaga, dan langsung terjebak oleh orang bersenjata dari keluarga saingan. Dengan panik, aku menelepon Dante, memohon dia untuk selamatkan aku. Telepon itu berdering lama sekali. Saat akhirnya dia angkat, suaranya sedingin es: "Nora, kita sudah lama menikah. Sebagai Donna dari Keluarga Vance, kau harusnya tahu aturannya." Lalu dia pun menutup teleponnya.

Aku dan ibu mertuaku sedang bepergian bersama. Setelah tiba di Hotel Solenne di Kota Rivera, kami memutuskan untuk berenang di kolam hotel. Lalu, seorang wanita yang berpakaian mewah dan angkuh datang sambil menutup hidungnya seolah kami bau. "Ini hotel mewah. Bagaimana kalian bisa masuk? Menyelinap cuma untuk berenang? Ih, setelah ini aku harus periksa kesehatan." Menyebalkan. Aku langsung membalas, "Ini kolam hotel. Tamu hotel boleh berenang. Kalau kau keberatan, buat kolam sendiri saja." Wajahnya langsung berubah. "Berani sekali kau! Kau tahu siapa aku? Suamiku pemilik hotel ini. Kami selalu menginap di kamar terbaik. Jadi, keluar dari sini. Bau orang miskinmu itu mengganggu. Kau mencemari airnya." Aku dan Georgina saling pandang. Tatapan kami langsung berubah dingin. Hotel ini milik putranya. Suamiku. Sejak kapan suamiku punya istri kedua?

Aku mati di hari yang seharusnya menjadi momen penerimaanku atas Penghargaan Jasa Kawanan. Tiga jam setelah kematianku, orang tua, kakak, dan pasangan takdirku justru baru saja selesai merayakan pesta kelulusan adikku, Ella. Di saat Ella sedang asyik mengunggah foto keluarga yang hangat di Instagram, aku justru sekarat dan dikunci di ruang bawah tanah, bahkan terpaksa menggunakan lidah hanya untuk mengusap layar ponsel demi memanggil bantuan. Tragisnya, satu-satunya orang yang menjawab panggilan itu cuma pasanganku, Ryan, yang malah membentak dan menuduhku sedang drama serta mencari perhatian di hari penting Ella. Ini menjadi kali ke-99 mereka mengecewakan aku, sekaligus yang terakhir. Saat aku terkapar tidak bernyawa di genangan darah sendiri, mereka dengan teguh berpikir kalau aku cuma sedang mengamuk dan bakal merangkak kembali setelah diberi pelajaran, tanpa pernah menyadari kalau aku ada di rumah sepanjang waktu dan sudah mati.

Hidup Phoebe si murid teladan hancur lebur saat dia salah nembak cowok—malah nembak Beau, si berandalan sekolah yang paling ditakuti. Bermula dari pemerasan yang berubah menjadi kesepakatan makeover, musuh pun jadi sekutu dalam perang tarik-ulur perasaan. Saat kemistri yang meledak-ledak mengubah permusuhan menjadi godaan gairah, Phoebe dihadapkan pada pilihan sulit: Sang Pangeran Impiannya... atau si brengsek menggoda di atas motor yang tak bisa ia tolak?