

Setelah terlahir kembali, aku memutuskan untuk menuliskan nama adikku di formulir pendaftaran pernikahan. Kali ini, aku akan bantu Sebastian Holt wujudkan keinginannya. Di kehidupan ini, aku ambil kendali dan biarkan adikku pakai gaun pengantin terlebih dahulu, lalu memasangkan cincin pertunangan di jarinya. Aku sendiri yang atur setiap pertemuan antara Sebastian dan adikku. Ketika Sebastian membawa Vivian ke ibu kota, aku berangkat ke Universitas Southport tanpa ragu sedikit pun. Di kehidupan lalu, bahkan ketika umurku sudah lebih dari 50 tahun, dia dan putra kami masih berlutut di hadapanku, memohon perceraian. Kali ini, aku akan wujudkan takdir romansa terakhirnya bersama adikku. Di kehidupan ini, aku cuma mau membentangkan sayap dan terbang tinggi, bebas dari belenggu cinta.

Enam tahun lalu, Yesi diberi obat perangsang dan melakukan cinta satu malam dengan Jovin. Begitu mengetahui ini, Yora menyamar menjadi Yesi dan terus mendekati Jovin. Setelah kabur, Yesi melahirkan enam anak kembar. Karena kondisi anak keenam buruk, Yesi hanya membawa lima anaknya kembali ke negara asal. Dia bertekad merebut semua yang telah dirampas Yora. Jovin bertemu anak-anaknya satu per satu. Dia mengandalkan tanda lahir dan tes DNA untuk mengenali mereka. Usaha anak-anak akhirnya berhasil mempersatukan Yesi dan Jovin.

Dulu, Ayah dan Ibu sempat memanjakan aku kayak putri. Beli rumah mewah, beli kue di tengah hujan, album fotonya penuh senyumanku sebelum 5 tahun. Setelah adikku lahir, aku cuma menurunkan suhu AC 1 derajat biar adik nggak kepanasan. Ibu malah tampar aku dan kurung aku dalam kulkas, lalu berkata, "Pikir baik-baik baru keluar." Mereka lupa bahwa kulkas itu dipasang gembok kuat. Aku yang berusia 5 tahun nggak bisa keluar. Nggak bisa keluar dari kulkas dan nggak bisa keluar dari ingatan mereka yang melupakanku. Ibunya Tasya dan petugas gedung menyelamatkanku. Ayah dan Ibuku kirain aku sudah mati. Melihatku kembali, mereka menangis dan meminta ampun. Aku hanya geleng. Dinginnya masa kecil telah membeku dan menjadi tembok.

Karena utang ayahnya yang besar, Yvette memutuskan pacarnya, Archer, dengan berpura-pura berselingkuh. Saat mengejar Yvette, Archer mengalami kecelakaan dan hampir tewas. Bertahun-tahun kemudian, Yvette diam-diam membesarkan putra Archer. Kini, ketika jalan hidup mereka kembali bersilangan, kebencian dan cinta yang mereka pendam saling membakar layaknya api.

Profesor medis nuklir di US, Charlie Clare mengundurkan diri demi keluarganya, tapi akhirnya dia malah dicampakkan istri dan anaknya yang lebih sayang pada saingan cintanya, Isaac. Setelah diabaikan keluarganya, dia memutuskan untuk meninggalkan mereka demi Proyek Kuda Terbang yang dia mulai demi menyembuhkan tanda lahir saraf putrinya. Proyek ini perlahan mengorbankan nyawanya, tapi salah paham keluarganya padanya malah makin parah. Akhirnya mereka bahkan menghancurkan semua hasil kerja kerasnya! Saat mereka sadar, semua sudah terlambat...

Gia Seta adalah nona kaya yang nggak disukai oleh keluarganya, tapi dia malah menikah dengan Alan karena sebuah kontrak. Tak disangka, Mia Tanu malah mau menghancurkan hubungan itu, bahkan menjebak Gia, hal itu menyebabkan Alan merasa Gia wanita yang genit. Dalam percintaan yang penuh rasa benci dan tekanan ini, Gia berusaha mengungkapkan niat jahat Mia. Setelah Alan tahu semuanya, dia mulai menyesal, tapi Gia yang terluka sudah melupakan kejadian itu dan membawa kedua anak hidup di luar negeri, bahkan mendapatkan prestasi besar di bidang kedokteran.

Cecil Lark dipaksa oleh ibunya untuk menikahi putra sahabatnya. Setelah surat nikah selesai diurus, bahkan tanpa melihat wajahnya dengan jelas, pria itu langsung pergi. "Nggak apa-apa, yang penting suratnya sudah selesai, pria itu nggak penting." Tidak lama kemudian, dia menerima pemberitahuan untuk bekerja sebagai pengawal di Divisi Keamanan Grup Atlas. "Bagus, sudah menikah, bahkan pekerjaan pun sudah ada. Cecil dengan gembira pergi bekerja. Setahun kemudian, Presdir Grup Atlas, Denis Atlas, kembali. Cecil menjadi pengawal pribadi presdir. "Bentar, orang ini sepertinya nggak asing. Kok, kayaknya mirip suamiku, ya?"

Selama tujuh tahun, Wanti Liniar rela menanggung siksaan fisik dan batin sebagai sekretaris Nova Gutama demi menepati janji kepada mendiang kekasih sejatinya, Nathan Gutama, yang merupakan kakak kembar Nova. Ketika masa janji itu berakhir dan Wanti memutuskan pergi, Nova baru menyadari kebenaran di balik pengabdian Wanti serta perasaan cintanya yang terlambat, tetapi segala upaya penebusan dosanya—mulai dari memohon hingga menyakiti diri sendiri—tak mampu meluluhkan hati Wanti yang sudah beku. Kisah cinta penuh penyesalan ini berakhir tragis saat Nova mengorbankan nyawanya demi menyelamatkan Wanti dari ledakan laboratorium yang didalangi oleh Rayna yang gila, meninggalkan Wanti seorang diri untuk bangkit dan melanjutkan hidup berbekal pengorbanan kedua bersaudara Gutama.

Aku mati di hari yang seharusnya menjadi momen penerimaanku atas Penghargaan Jasa Kawanan. Tiga jam setelah kematianku, orang tua, kakak, dan pasangan takdirku justru baru saja selesai merayakan pesta kelulusan adikku, Ella. Di saat Ella sedang asyik mengunggah foto keluarga yang hangat di Instagram, aku justru sekarat dan dikunci di ruang bawah tanah, bahkan terpaksa menggunakan lidah hanya untuk mengusap layar ponsel demi memanggil bantuan. Tragisnya, satu-satunya orang yang menjawab panggilan itu cuma pasanganku, Ryan, yang malah membentak dan menuduhku sedang drama serta mencari perhatian di hari penting Ella. Ini menjadi kali ke-99 mereka mengecewakan aku, sekaligus yang terakhir. Saat aku terkapar tidak bernyawa di genangan darah sendiri, mereka dengan teguh berpikir kalau aku cuma sedang mengamuk dan bakal merangkak kembali setelah diberi pelajaran, tanpa pernah menyadari kalau aku ada di rumah sepanjang waktu dan sudah mati.

Kehidupan yang lalu, Cika salah mengira Rian adalah penyelamatnya sehingga mencintainya dengan tulus. Namun, pada akhirnya dia dikhianati oleh Rian. Setelah terlahir kembali, dia langsung menelepon pasangan perjanjian nikahnya di kehidupan yang lalu, Raka Wira, dan berkata, "Pak Raka, ayo kita menikah! "